SituSains-Free science knowledge

Kamis, 08 Desember 2011

Fisika:>>>Lebih lanjut tentang Listrik

3. Macam 2 Rangkaian listrik

Rangkaian listrik terdiri dari rangkaian seri dan rangkaian paralel.Rangkaian Seri adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara sejajar (seri).Baterai dalam senter umumnya disusun dalam rangkaian seri.Rangkaian seri biasanya nyala lampunya redup.Rangkaian seri membutuhkan energi yang relatif sedikit.Jika salah satu lampu mati, maka semuanya akan ikut mati. Rangkaian Paralel adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara berderet (paralel). Lampu yang dipasang di rumah umumnya merupakan rangkaian paralel. Rangakain listrik paralel adalah suatu rangkaian listrik, di mana semua input komponen berasal dari sumber yang sama. Semua komponen satu sama lain tersusun paralel. Hal inilah yang menyebabkan susunan paralel dalam rangkaian listrik menghabiskan biaya yang lebih banyak (kabel penghubung yang diperlukan lebih banyak). Selain kelemahan tersebut, susunan paralel memiliki kelebihan tertentu dibandingkan susunan seri. Adapun kelebihannya adalah jika salah satu komponen dicabut atau rusak, maka komponen yang lain tetap berfungsi sebagaimana mestinya.Rangkaian Paralel cahayanya relatif terang.Gabungan antara rangkaian seri dan rangkaian paralel disebut rangkaian seri-paralel(kadang disebut sebagai rangkaian campuran).


Gambar:
keterangan:Gambar kiri seri,Kanan Paralel

4.Sifat-sifat Listik

Listrik memberi kenaikan terhadap 4 gaya dasar alami, dan sifatnya yang tetap dalam benda yang dapat diukur. Dalam kasus ini, frase "jumlah listrik" digunakan juga dengan frase "muatan listrik" dan juga "jumlah muatan". Ada 2 jenis muatan listrik: positif dan negatif. Melalui eksperimen, muatan-sejenis saling menolak dan muatan-lawan jenis saling menarik satu sama lain. Besarnya gaya menarik dan menolak ini ditetapkan oleh hukum Coulomb. Beberapa efek dari listrik didiskusikan dalam fenomena listrik dan elektromagnetik.
Satuan unit SI dari muatan listrik adalah coulomb, yang memiliki singkatan "C". Simbol Q digunakan dalam persamaan untuk mewakili kuantitas listrik atau muatan. Contohnya, "Q=0,5 C" berarti "kuantitas muatan listrik adalah 0,5 coulomb".
Jika listrik mengalir melalui bahan khusus, misalnya dari wolfram dan tungsten, cahaya pijar akan dipancarkan oleh logam itu. Bahan-bahan seperti itu dipakai dalam bola lampu (bulblamp atau bohlam).
Setiap kali listrik mengalir melalui bahan yang mempunyai hambatan, maka akan dilepaskan panas. Semakin besar arus listrik, maka panas yang timbul akan berlipat. Sifat ini dipakai pada elemen setrika dan kompor listrik.



0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda disini. Komentar anda sangat bermanfaat bagi kami.Terakasih

"Ingin Copy Paste ? Hanya perlu tulis di Chat . Nanti akan saya berikan artikelnya."
Open Cbox
email lists add url free

Daftar Isi

Berikut adalah daftar isi 5A Media
Masih loading bro... sabar ya...
Widget by Blogger Bugis